:s A P h r o z :::
24 April, 2011
...katakan padaku tentang hidup
wah...
post terakhir yang saya muat ternyata sudah setahun yang lalu.
sekarang hampir Mei 2011, dan tuntas sudah seluruh isi dan jiwa blog ini berjamur sampai berakar-akar.. ^^
yah, katakan pada saya, apakah hidup itu.
seringkali saya sampaikan pada teman-teman saya untuk selalu bersyukur dan tersenyum ketika ia masih bisa menghadapi hidupnya, Tuhannya, hatinya, dengan cara yang baik dan dalam kesantunan yang wajar.
sering pula kawan saya tak paham kenapa saya memikirkan begitu banyak hal sementara (harusnya) hidup itu hanya perlu dijalani.
tak jarang pula, saya tersenyum, merefleksikan korsleting yang berpendar-pendar di udara, tabrakan pemikiran yang sangat berbeda antara saya dan beberapa kawan.
aneh, memang.
saya beritahu:
ini kali kedua saya memutuskan berhenti kerja dari perusahaan tempat saya mengais rejeki untuk alasan yang kuat dan juga sekaligus lemah.
dulu saya resign karena saya (pikir saya) akan menikah dengan segera, dan mencari pekerjaan yang lebih layak timing-nya untuk berkeluarga.
Ah, ternyata meleset dari rencana, hahaha..., asyiikk dah..
sekarang, saya resign karena saya terpojok pada sebuah kesadaran besar.
kesadaran yang merontokkan seluruh (baca: sebagian besar) kesombongan saya akan kemampuan diri. (berarti masih ada sisa-sisa kesombongan yang bercokol).
oh, ternyata saya hanya seekor cecunguk yang berusaha perfeksionis, padahal masih nol besar.
kesadaran saya bahwa saya pernah punya cita-cita yang besar semenjak saya masih muda. (katakanlah saya sekarang tidak terlalu muda walau tetap menggila ^^)
cita-cita yang saya tulis dan simpan bersama dengan semua file ijasah kelulusan saya dari setiap tingkat. waktu itu dengan harapan, saya akan selalu ingat cita-cita ini, dan merintis serta menata diri untuk mencapainya.
ternyata, saya amnesia!
nah, sebulan yang lalu, saya terpojok dalam suasana yang sangat tidak kondusif, minus penghargaan dan bonus cemoohan dimana-mana. posisi yang mungkin memang di setting olehNya untuk mengingatkan saya.
"nih, zona yang sangat tidak aman, mau apa lagi???"
kira-kira begitu yang menggaung di otak saya.
sekarang, saya memulai dari nol, belajar lagi untuk menata apa yang sudah carut marut dan semrawut.
hati, jiwa, raga, Tuhan, hidup, mati.
saya telah lupa semua itu dalam kebas yang sangat terbiasa.
seperti coretan saya di status FB malam ini:
...katakan padaku tentang hidup, maka aku menuli
(kehampaan ini meminta isi, dan aku akan mengais waktu, mencari sisa-sisa diri untuk bisa kutata kembali)
...jangan katakan padaku tentang hidup, aku tuli
ya, saya tuli, dalam segala kebas yang sangat terbiasa.
(saya mudik kepadaMU, ya RObb.. aamiin..)
*) sengaja tak tidur untuk segera mengejar bus malam,
still I'm sure there is terrible traffic after this looong weekend. >.<
post terakhir yang saya muat ternyata sudah setahun yang lalu.
sekarang hampir Mei 2011, dan tuntas sudah seluruh isi dan jiwa blog ini berjamur sampai berakar-akar.. ^^
yah, katakan pada saya, apakah hidup itu.
seringkali saya sampaikan pada teman-teman saya untuk selalu bersyukur dan tersenyum ketika ia masih bisa menghadapi hidupnya, Tuhannya, hatinya, dengan cara yang baik dan dalam kesantunan yang wajar.
sering pula kawan saya tak paham kenapa saya memikirkan begitu banyak hal sementara (harusnya) hidup itu hanya perlu dijalani.
tak jarang pula, saya tersenyum, merefleksikan korsleting yang berpendar-pendar di udara, tabrakan pemikiran yang sangat berbeda antara saya dan beberapa kawan.
aneh, memang.
saya beritahu:
ini kali kedua saya memutuskan berhenti kerja dari perusahaan tempat saya mengais rejeki untuk alasan yang kuat dan juga sekaligus lemah.
dulu saya resign karena saya (pikir saya) akan menikah dengan segera, dan mencari pekerjaan yang lebih layak timing-nya untuk berkeluarga.
Ah, ternyata meleset dari rencana, hahaha..., asyiikk dah..
sekarang, saya resign karena saya terpojok pada sebuah kesadaran besar.
kesadaran yang merontokkan seluruh (baca: sebagian besar) kesombongan saya akan kemampuan diri. (berarti masih ada sisa-sisa kesombongan yang bercokol).
oh, ternyata saya hanya seekor cecunguk yang berusaha perfeksionis, padahal masih nol besar.
kesadaran saya bahwa saya pernah punya cita-cita yang besar semenjak saya masih muda. (katakanlah saya sekarang tidak terlalu muda walau tetap menggila ^^)
cita-cita yang saya tulis dan simpan bersama dengan semua file ijasah kelulusan saya dari setiap tingkat. waktu itu dengan harapan, saya akan selalu ingat cita-cita ini, dan merintis serta menata diri untuk mencapainya.
ternyata, saya amnesia!
nah, sebulan yang lalu, saya terpojok dalam suasana yang sangat tidak kondusif, minus penghargaan dan bonus cemoohan dimana-mana. posisi yang mungkin memang di setting olehNya untuk mengingatkan saya.
"nih, zona yang sangat tidak aman, mau apa lagi???"
kira-kira begitu yang menggaung di otak saya.
sekarang, saya memulai dari nol, belajar lagi untuk menata apa yang sudah carut marut dan semrawut.
hati, jiwa, raga, Tuhan, hidup, mati.
saya telah lupa semua itu dalam kebas yang sangat terbiasa.
seperti coretan saya di status FB malam ini:
...katakan padaku tentang hidup, maka aku menuli
(kehampaan ini meminta isi, dan aku akan mengais waktu, mencari sisa-sisa diri untuk bisa kutata kembali)
...jangan katakan padaku tentang hidup, aku tuli
ya, saya tuli, dalam segala kebas yang sangat terbiasa.
(saya mudik kepadaMU, ya RObb.. aamiin..)
*) sengaja tak tidur untuk segera mengejar bus malam,
still I'm sure there is terrible traffic after this looong weekend. >.<
02 May, 2010
GJ is in da house..... !!
Seringkali lupa untuk menciptakan kreasi yang lebih baik selain sekedar curhat di blog usang ini. Tapi apa daya, kemalasan dan egoisme serta narsisme, membuatku enggan browsing berita atau tema yang bisa di share. Lebih memilih untuk menguarkan isi hati.
Alih-alih, di-hiperbola-kan agar sok puitis.
Haha.. Dasar, memang ide awalnya untuk sarana share teman-teman di teater semasa dulu. Tapi kok ya ga berkembang ya aku ini? Setting html juga kuno banget. Wah wah...
Hm…, aku ini....
Hm..
Sedang bingung memilih ketidakpstian.
Dan..
Ah, sudahlah..
(postingan maha tak jelas dalam hidupku. GJ virus is already infected me. Argh!)
Alih-alih, di-hiperbola-kan agar sok puitis.
Haha.. Dasar, memang ide awalnya untuk sarana share teman-teman di teater semasa dulu. Tapi kok ya ga berkembang ya aku ini? Setting html juga kuno banget. Wah wah...
Hm…, aku ini....
Hm..
Sedang bingung memilih ketidakpstian.
Dan..
Ah, sudahlah..
(postingan maha tak jelas dalam hidupku. GJ virus is already infected me. Argh!)
01 February, 2010
..UNTUK JIWAKU, AGAR SEDIKIT BERNAFAS..
Allah..
kutahu roda itu akan selalu berputar
betapa syukurku, aku bisa menghirup nafasku dengan leluasa sampai di detik aku menulis postingan ini. tapi tetap saja, akan terasa aroma keluhan dan nelangsa di setiap kata yang kurangkai.
betapa lelahku dengan diriku dan keluh-keluhku. tapi bukankah manusia memang selalu seperti ini, merasa kurang dan selalu meminta lagi dan lagi.
apa mereka tahu? ada sebuah pertahanan di dalam jiwa dan hati ini.
aku masih memiliki kekuatan untuk diriku mengenyam hikmah dari setiap laku dan peristiwa. kuselalu ber'positif thinking' membuang semua prasangka yang sejatinya selalu ada. dan mengenyahkan semua dendam meski sesungguhnya hati ini tersayat tipuan-tipuan.
kemarin, ada yang meneriakkan kata semangat padaku; "semangat! mana semangatmu yang kau kobarkan pada semua orang??"
ah, dia tak tahu. sebenarnya aku selalu semangat. hanya saja aku merasa kesempatan menjadi hal langka yang bisa kutemui. waktu, waktu, waktu.
dan.... satu hal yang tak kalah penting, 'penghargaan'
aku tak butuh sanjungan, tapi paling tidak wujudkanlah sebuah penghargaan dan 'manusia'kan-lah keberadaanku setelah apa yang kucoba korbankan demi suatu kondisi.
tapi tidak. yeah.. pun ada, sangat jarang.
prestise.
menilai sesuatu hanya dari wujud luarnya.
adalah hal yang paling sering membuatku tak nyaman.
karena statusku adalah seorang sarjana, maka tak pantaskah aku hidup merdeka? bilakah harus aku kerja kantoran? di sebuah instansi bergengsi dan bonafit? mestikah harus kudu begitu??
padahal, aku ingin mencoba setiap celah yang ada.
apapun itu, karena aku tak tahu dimana Allah menyimpankan pundi rejekiku di bumi.
tapi seringkali orang-orang menyepelekan ide-ideku. mematahkan semangat dan kreatifitasku. dan lagi-lagi? waktu, waktu, waktu. himpit!!
sampai akhirnya aku linglung pada jeda yang tercipta.
hilang arah dan lupa urutan.
:) haha...
mungkin satu hal yang benar adalah; aku kehilangan sedikit rasa percaya diri.
kemampuanku, skill, kePDanku, berpengaruh mengurangi semua energi ceriaku yang sebelumnya menggebu.
Allah..
jalan ini kuhadapkan padaMu, walau mungkin caranya belum seindah kemauanMu.
aku cinta Kau, Allahku..
..
..
..
..
mereka, mungkin tak paham pada lelangut ini.
kekuatan ada dalam diri dan hatiku, tapi aku tidak percaya diri..
maksudnya??
:)hahahaha...
aku masih sabar, aku masih kuat.
tapi aku butuh kepercayaan dan dukungan dari lingkunganku.
..
..
Allah, episode sedih itu hanya ada di dalam jiwaku, untuk kuhiaskan tangis di malam-malamku bersamaMu. namun di lakuku, terimalah syukur dan sabar yang selalu kucoba bangun, karena rapuhnya.
kucoba untai, karena mereka berserakan..
:)
senyum, untuk jiwaku yang sedikit bernafas.. di tengah malam ini.
trims God.
kutahu roda itu akan selalu berputar
betapa syukurku, aku bisa menghirup nafasku dengan leluasa sampai di detik aku menulis postingan ini. tapi tetap saja, akan terasa aroma keluhan dan nelangsa di setiap kata yang kurangkai.
betapa lelahku dengan diriku dan keluh-keluhku. tapi bukankah manusia memang selalu seperti ini, merasa kurang dan selalu meminta lagi dan lagi.
apa mereka tahu? ada sebuah pertahanan di dalam jiwa dan hati ini.
aku masih memiliki kekuatan untuk diriku mengenyam hikmah dari setiap laku dan peristiwa. kuselalu ber'positif thinking' membuang semua prasangka yang sejatinya selalu ada. dan mengenyahkan semua dendam meski sesungguhnya hati ini tersayat tipuan-tipuan.
kemarin, ada yang meneriakkan kata semangat padaku; "semangat! mana semangatmu yang kau kobarkan pada semua orang??"
ah, dia tak tahu. sebenarnya aku selalu semangat. hanya saja aku merasa kesempatan menjadi hal langka yang bisa kutemui. waktu, waktu, waktu.
dan.... satu hal yang tak kalah penting, 'penghargaan'
aku tak butuh sanjungan, tapi paling tidak wujudkanlah sebuah penghargaan dan 'manusia'kan-lah keberadaanku setelah apa yang kucoba korbankan demi suatu kondisi.
tapi tidak. yeah.. pun ada, sangat jarang.
prestise.
menilai sesuatu hanya dari wujud luarnya.
adalah hal yang paling sering membuatku tak nyaman.
karena statusku adalah seorang sarjana, maka tak pantaskah aku hidup merdeka? bilakah harus aku kerja kantoran? di sebuah instansi bergengsi dan bonafit? mestikah harus kudu begitu??
padahal, aku ingin mencoba setiap celah yang ada.
apapun itu, karena aku tak tahu dimana Allah menyimpankan pundi rejekiku di bumi.
tapi seringkali orang-orang menyepelekan ide-ideku. mematahkan semangat dan kreatifitasku. dan lagi-lagi? waktu, waktu, waktu. himpit!!
sampai akhirnya aku linglung pada jeda yang tercipta.
hilang arah dan lupa urutan.
:) haha...
mungkin satu hal yang benar adalah; aku kehilangan sedikit rasa percaya diri.
kemampuanku, skill, kePDanku, berpengaruh mengurangi semua energi ceriaku yang sebelumnya menggebu.
Allah..
jalan ini kuhadapkan padaMu, walau mungkin caranya belum seindah kemauanMu.
aku cinta Kau, Allahku..
..
..
..
..
mereka, mungkin tak paham pada lelangut ini.
kekuatan ada dalam diri dan hatiku, tapi aku tidak percaya diri..
maksudnya??
:)hahahaha...
aku masih sabar, aku masih kuat.
tapi aku butuh kepercayaan dan dukungan dari lingkunganku.
..
..
Allah, episode sedih itu hanya ada di dalam jiwaku, untuk kuhiaskan tangis di malam-malamku bersamaMu. namun di lakuku, terimalah syukur dan sabar yang selalu kucoba bangun, karena rapuhnya.
kucoba untai, karena mereka berserakan..
:)
senyum, untuk jiwaku yang sedikit bernafas.. di tengah malam ini.
trims God.
31 December, 2009
..catatan terakhir di tahun ini..
23.11
waktu yang ditunjukkan angka-angka di sudut kiri bawah layar monitorku.
yup. hanya sekian menit menuju tahun baru 2010.
tak terasa, satu tahun sudah aku berada pada kondisi monoton dan stagnan, walaupun tak bisa dikatakan pasif. kumohon.. jangan katakan aku pasif. aku tak pernah diam mencari kemana dan dimana Tuhan menyimpankan rejeki untukku. yang -walau- sampai kini belum kutemu.
namun, -ternyata- begitu indahnya pertemuan-pertemuan singkatku dengan Tuhan di masa-masa tak jelas ini. langut sepi, nelangsa mendengar cemooh dan sindir, atau mental yang melemah seperti kerupuk dimakan angin. semua itu memberi jeda pada kontinyuitas keberadaan iman di hati. penat, lelah, tapi kemudian selalu butuh.
lelaki, uang, lelaki, pekerjaan, adalah hal-hal yang begitu dekat dengan hati dan otakku setahun ini. fisik tergerus oleh fikir. dan fikir seringkali menipu hati. dan hati sendiri menjadi begitu bebal merasakan segala nikmat yang nyata.
wahai manusia.. betapa banyak nikmat yang kau kecap. dan akulah manusia itu, yang harus selalu diingatkan..
23.17
baiklah..
resolusi untuk tahun 2010:
........
.........
...........
baiklah, kusiapkan dan kusimpan dalam hati, semoga bisa terlaksana dengan baik, indah, dan berkah..
aamiin.
Allah, jaga hatiku..
waktu yang ditunjukkan angka-angka di sudut kiri bawah layar monitorku.
yup. hanya sekian menit menuju tahun baru 2010.
tak terasa, satu tahun sudah aku berada pada kondisi monoton dan stagnan, walaupun tak bisa dikatakan pasif. kumohon.. jangan katakan aku pasif. aku tak pernah diam mencari kemana dan dimana Tuhan menyimpankan rejeki untukku. yang -walau- sampai kini belum kutemu.
namun, -ternyata- begitu indahnya pertemuan-pertemuan singkatku dengan Tuhan di masa-masa tak jelas ini. langut sepi, nelangsa mendengar cemooh dan sindir, atau mental yang melemah seperti kerupuk dimakan angin. semua itu memberi jeda pada kontinyuitas keberadaan iman di hati. penat, lelah, tapi kemudian selalu butuh.
lelaki, uang, lelaki, pekerjaan, adalah hal-hal yang begitu dekat dengan hati dan otakku setahun ini. fisik tergerus oleh fikir. dan fikir seringkali menipu hati. dan hati sendiri menjadi begitu bebal merasakan segala nikmat yang nyata.
wahai manusia.. betapa banyak nikmat yang kau kecap. dan akulah manusia itu, yang harus selalu diingatkan..
23.17
baiklah..
resolusi untuk tahun 2010:
........
.........
...........
baiklah, kusiapkan dan kusimpan dalam hati, semoga bisa terlaksana dengan baik, indah, dan berkah..
aamiin.
Allah, jaga hatiku..
20 June, 2009
Yogyakarta 10: Chat Room of Pwekoq People
Di suatu hari yang lelah….
Ah.. intinya saja..
Suatu ketika, jiwa ini rasanya mampat, lelah, muakk!! Apa pasal? Sang pujaan hati ternyata pergi tanpa pesan yang jelas. Maka kucari cara untuk bisa tersenyum dan tertawa. Apa?
Kulihat kakakku utak-utik dan cekikik-cekikik di depan komputernya. Kucoba intip, ternyata ia masuk chat room Yogyakarta 8 dan bahagia dengan sumpah serapah tak jelas dengan manusia-manusia yang ada.
Aku bertanya, bagaimana itu caranya??
Singkatnya, aku tahu cara masuk ke chat room, dan tanpa alasan pasti, tentunya hanya feeling, aku pilih Yogyakarta 10. Disana awalnya biasa saja.. Belajar menyapa dan berbagi salam...
Ternyata sambutan hangat.
Pertama ada fairysh_tophia (fay) dan ita_fluqi, perempuan-perempuan manis yang ceriaa. Lalu kang jepp yang waktu itu online dengan ID; uol mengajari beberapa ikon dan trik typing. Hyaaa… lugu sekali aku waktu itu.
Yah, waktu itu, NOVEMBER 2008.
Sekarang? JUNI 2009. Waoww… tak terasa ya..
Semakin lama, bisa mengenal satu demi satu ID yang terpampang. Hingga akhirnya, punya kakang-kakang yang bisa jadi teman curhat. Mbakyu-mbakyu yang centil tapi bersahaja. Juga teman-teman pwekok tapi tetap dewasa.
Love Story
Seringkali, melihat dari jauh dan aku membuat peta interkoneksi.
Si A ini suka si B, lalu si B itu suka begini, tapi si C juga begitu. Ah.. Tapi cuma si D yang getarkan hati. Lantas si A dan si X termehek-mehek rebutan si Y.
Hahahaha, tidak lah. Uraian di atas hanya ‘lebay analisis’, aslinya sih…… lebih kompleks lagi. Hahahahah.(Rahasiamu padaku.. )
Boements - Agus Riyadi
Tapi apapun itu. Ada rasa kebersamaan dan sensitifitas yang muncul saat komunikasi mulai terjalin. Apalagi, jika sudah mulain intens dengan frekuensi yang.. lumayan sering.
Contohnya saja, saat boements post to all tentang berita ‘koma’nya kang Agus Riyadi. Hatiku tergetar. Tidak menyangka bahwa ada kondisi seperti ini di dunia antah berantah. Lepas dari kenyataan apakah berita itu benar atau tidak, yang jelas mata mulai berkaca-kaca dan doa sederhana terucap: moga lekas sembuh Kang..
Dan dunia antah berantah ini tetaplah secuil dunia yang sesungguhnya.
Untuk semua, trims all.. love u all.. >:D<
Ah.. intinya saja..
Suatu ketika, jiwa ini rasanya mampat, lelah, muakk!! Apa pasal? Sang pujaan hati ternyata pergi tanpa pesan yang jelas. Maka kucari cara untuk bisa tersenyum dan tertawa. Apa?
Kulihat kakakku utak-utik dan cekikik-cekikik di depan komputernya. Kucoba intip, ternyata ia masuk chat room Yogyakarta 8 dan bahagia dengan sumpah serapah tak jelas dengan manusia-manusia yang ada.
Aku bertanya, bagaimana itu caranya??
Singkatnya, aku tahu cara masuk ke chat room, dan tanpa alasan pasti, tentunya hanya feeling, aku pilih Yogyakarta 10. Disana awalnya biasa saja.. Belajar menyapa dan berbagi salam...
Ternyata sambutan hangat.
Pertama ada fairysh_tophia (fay) dan ita_fluqi, perempuan-perempuan manis yang ceriaa. Lalu kang jepp yang waktu itu online dengan ID; uol mengajari beberapa ikon dan trik typing. Hyaaa… lugu sekali aku waktu itu.
Yah, waktu itu, NOVEMBER 2008.
Sekarang? JUNI 2009. Waoww… tak terasa ya..
Semakin lama, bisa mengenal satu demi satu ID yang terpampang. Hingga akhirnya, punya kakang-kakang yang bisa jadi teman curhat. Mbakyu-mbakyu yang centil tapi bersahaja. Juga teman-teman pwekok tapi tetap dewasa.
Love Story
Seringkali, melihat dari jauh dan aku membuat peta interkoneksi.
Si A ini suka si B, lalu si B itu suka begini, tapi si C juga begitu. Ah.. Tapi cuma si D yang getarkan hati. Lantas si A dan si X termehek-mehek rebutan si Y.
Hahahaha, tidak lah. Uraian di atas hanya ‘lebay analisis’, aslinya sih…… lebih kompleks lagi. Hahahahah.(Rahasiamu padaku.. )
Boements - Agus Riyadi
Tapi apapun itu. Ada rasa kebersamaan dan sensitifitas yang muncul saat komunikasi mulai terjalin. Apalagi, jika sudah mulain intens dengan frekuensi yang.. lumayan sering.
Contohnya saja, saat boements post to all tentang berita ‘koma’nya kang Agus Riyadi. Hatiku tergetar. Tidak menyangka bahwa ada kondisi seperti ini di dunia antah berantah. Lepas dari kenyataan apakah berita itu benar atau tidak, yang jelas mata mulai berkaca-kaca dan doa sederhana terucap: moga lekas sembuh Kang..
Dan dunia antah berantah ini tetaplah secuil dunia yang sesungguhnya.
Untuk semua, trims all.. love u all.. >:D<

